Pengertian dan perbedaan virus, worm, trojan, backdoor dan phising

Sejak setiap komputer terhubung dengan Internet, program-program perusak menyebar dengan cepat. Selain itu, muncul tipe-tipe baru yang belum pernah ada sebelumnya. Batas-batasnya juga sering tidak jelas. Ada program perusak yang sekaligus merupakan virus, worm, dan trojan.

Definisi klasik Pengertian dan Perbedaan antara Virus, Worm, Trojan, Backdoor dan Phishing adalah sebagai berikut :

Virus

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain.

Virus komputer menyebar di dalam komputer dan menjadi aktif ketika sebuah program dijalankan atau komputer diboot. Virus hanya dapat pindah dari satu komputer ke lainnya melalui media seperti disket, CD, atau attachment e-mail. Kebanyakan virus mendeaktivasi fungsi-fungsi penting atau menghapus data.

Worm

Berbeda dengan virus, WORM menyebar secara mandiri melalui jaringan/LAN ataupun Internet. Untuk itu, ia menggunakan alamat-alamat dalam address book program e-mail, atau memanfaatkan celah keamanan Windows. Ia berisi program perusak yang berperilaku seperti virus.

Trojan

Program ini menyamar sebagai aplikasi berguna, tapi tanpa diketahui menimbulkan kerugian. Sasaran: Data-data sensitif seperti nomor kartu kredit atau kode akses untuk online banking. Data-data tersebut dikirimkan ke programmer trojan.

Backdoor

Bagian dari trojan yang membuka “pintu belakang” pada PC sebagai akses untuk hacker. Sebagian hacker bahkan berhasil mendapatkan kendali penuh atas PC dengan menggunakan backdoor ini.

Phishing

Melalui e-mail atau website palsu yang tampak asli, pengguna diminta memberikan data sensitif seperti kode akses rekening bank. Hati-hatilah, karena bank dan lembaga lainnya tidak pernah meminta data penting semacam itu melalui e-mail. Saat menggunakan online banking, pastikan alamatnya sama persis dengan yang biasa Anda gunakan.

sumber : http://otakkacau.net/

10 Virus Komputer mematikan di dunia

Berikut 10 Virus Komputer Paling Mematikan Di Dunia dan Paling berbahaya bagi Komputer, diantaranya:

1.Storm Worm
Muncul taon 2006, disebut “Storm Worm” karena nyebar via email dengan judul “230 dead as storm batters Europe”. Storm worm adalah program Trojan house. beberapa versinya bisa buat komputer menjadi bots. Atau biasa digunakan hacker untuk spam mail melalui internet.

2. Leap-A/Oompa- A
Mac yang punya konsep security through obscurity yakin tidak akan terserang virus karena OS nya sistem tertutup. Tapi tahun 2006, virus Leap-A atau biasa disebut Oompa-A muncul. Nyebar lewat iChat pada Mac. Setelah Mac terserang, virus itu akan mencari kontak melalui iChat dan kirim pesan ke tiap kontak itu. Pesannya itu berisi file corrupt yang berbentuk JPEG. Memang tidak berbahaya, namun hal ini menyatakan bahwa masih mungkin akan ada virus berbahaya yang menyerang MAC.

3. Sasser and Netsky
Penciptanya anak Jerman umur 17 tahun, Sven Jaschan. Sasser nyerang Microsoft Windows. Sasser ini ga nyebar via email. Tapi jika satu komputer koneksi ke komputer yang kena virus ini. Virus ini bikin komputer tidak bisa di-shutdown tanpa cabut power. Netsky nyebar melalui email dengan 22 Kb attachment file dan jaringan Windows. Bisa bikin serangan DoS. Sven Jaschan tidak dipenjara hanya diberi masa percobaan 1 taon 9 bulan, karena umurnya masih di bawah 18 taon.

4. MyDome (Novarg)
Mulai nyerang tanggal 1 Februari 2004, virus ini buat backdoor di OS. Pertama kali tanggal 1 itu mulai DDoS. Kedua, tanggal 12 Feb, virus ini berhenti menyebar dan mulai buat backdoors. MyDoom menyebar via email, selain itu selalu search di search engines, seperti Google mulai menerima jutaan permintaan pencarian dan bikin lambat sampai akhirnya crash. Gara2 MyDoom, Senator US Chuck Schumer mengajukan pembuatan National Virus Response Center.

5.SQL Slammer/Saphire
Muncul Januari 2003, nyebar cepet lewat internet. Waktu itu bikin layanan ATM Bank Amerika crash, ancurnya layanan 911 Seattle, dan Continental Airlines membatalkan beberapap penerbangan karena eror check in ama tiketing. Bikin rugi lebih dari $1 milliar sebelum dipacthed.

6.Nimda
Ini juga tahun 2001, kebalikan dari kata “admiN”. Penyebarannya sangat cepat, menurut TruSecure CTO Peter Tippet, Nimda hanya butuh 22 menit buat menjadi Top Ten saat itu. Target nya server2 Internet, menyebar lewat Internet. Nimda akan ngebuat backdoor ke OS. jadi penyerang bisa akses ke server dan berbuat apa saja Nimda juga menjadi DDoS.

7.Code Red & Code Red II
Muncul musim panas 2001, nyerang OS Windows 2000 & NT. Virusnya bakal bikin buffer penuh jadi ngabisin memori. Paling seru waktu berhubungan ama White House, semua komputer yang kena virus ini bakalan otomatis akses ke web server di White House barengan, jadi bikin overload, alias serangan DDoS. Akhirnya Microsoft rilis patchnya saat itu.

8.The Klez
Nongol taon 2001, menyebar via email, replikasi trus kirim ke orang2 di address book. Bikin komputer ga bisa beroperasi, bisa berhentiin program antivirus.

9.ILOVEYOU
Abis “Melissa”, muncul dia dari Filipina, bentuk nya worm, program standalone dapat me-replikasi sendiri. Menyebar via email, judulnya”surat cinta” dari pengagum rahasia . Original file nya LOVE-LETTER- FOR-YOU.TXT. vbs. VBS singkatan Visual Basic Scripting. Penciptanya adalah Onel de Guzman dari Filipina.

10.Melissa
Dibikin taon 1999 sama David L Smith, basicnya Microsoft Word macro. Menyebar via email dengan dokumen “Here is that document you asked for, don’t show it to anybodey else.”. Kalau sampe dibuka, virus akan replikasi dan otomatis ngirim ke top 50 di address book email. Smith dipenjara 20 bulan ama denda $5000 dan melarang akses komputer tanpa pengawasan.

 

 

Cara Membuat Wajan Bolic

Silahkan Download aja di sini oke, praktekan dan langsung mainkan.

Bendera ASEAN berkibar di jenewa

Bendera ASEAN untuk pertama kali berkibar di PTRI Jenewa. Pengibaran itu melambangkan identitas dan visi ASEAN untuk secara bersama-sama mencapai perdamaian dan kesejahteraan untuk masyarakat sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan suatu komunitas ASEAN.

Hal itu disampaikan Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar, Dian Triansyah Djani, pada acara pengibaran bendera ASEAN untuk memperingati 44 tahun berdirinya ASEAN di halaman Perutusan Tetap RI, di Jenewa, Senin kemarin.

Sekretaris Tiga PTRI Jenewa, Etika Yustisianingrum, kepada koresponden ANTARA News London, Selasa menyebutkan upacara pengibaran bendera dengan diiringi lagu ASEAN (the ASEAN Way) dihadiri Duta Besar perwakilan negara-negara ASEAN serta puluhan warga-warga negara ASEAN yang bermukin di Jenewa.

Duta Besar Dian Triansyah Djani lebih lanjut mengatakan sepanjang sejarah berdirinya, ASEAN telah membuktikan  sebagai organisasi regional yang sukses dengan berbagai pengalaman, tantangan yang dihadapi, kerjasama yang dilakukan dan capaian-capaian sepanjang lebih dari empat dekade.

Ditekankan bahwa ASEAN dianggap sebagai organisasi yang kredibel, moderat dan selalu mengupayakan solusi untuk berbagai isu global di forum multilateral dan organisasi internasional yang bermarkas di Jenewa.

Untuk pertama kalinya lagu ASEAN diperdengarkan di Jenewa dan mulai hari ini secara resmi bendera ASEAN akan berkibar di setiap perwakilan negara ASEAN di Jenewa dan dipergunakan pada acara-acara resmi ASEAN.

Bendera ASEAN melambangkan ASEAN yang stabil, damai, bersatu dan dinamis. Warna merah, biru, kuning dan putih pada bendera ASEAN melambangkan perdamaian, stabilitas, keberanian, dinamisme, kesucian dan kesejahteraan.

Lambang ASEAN berupa serumpun padi di tengah lingkaran merupakan simbol persatuan negara-negara di Asia Tenggara dalam persahabatan dan solidaritas.

 

Bentuk kerjasama

Untuk memastikan tercapainya tujuan nasional Indonesia, Departemen Luar Negeri menekankan pada kerja sama diplomatik dengan negara-negara di dunia internasional dalam seri lingkaran konsentris (concentric circles) yang terdiri dari: Lingkaran pertama adalah Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) yang merupakan pilar utama bangsa Indonesia dalam menjalankan politik luar negerinya. Kemudian yang berada pada lingkaran konsentris kedua adalah ASEAN + 3 (Jepang, China, Korea Selatan). Di luar hal tersebut, Indonesia juga mengadakan hubungan kerja sama yang intensif dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa yang merupakan partner utama ekonomi Indonesia. Dalam lingkaran konsentris yang ketiga, Indonesia mengakui pentingnya menggalang kerja sama dengan like-minded developing countries.

Bouncing around

Berikut Kerja sama Asean yang diemban Deplu:

1. Kerja Sama Politik dan Keamanan

Kerjasama ini ditujukan untuk menciptakan keamanan, stabilitas dan perdamaian khususnya di kawasan dan umumnya di dunia.  Kerjasama dalam bidang politik dan keamanan dilakukan menggunakan instrumen politik seperti Kawasan Damai, Bebas Dan Netral (Zone Of Peace, Freedom And Neutrality/ ZOPFAN), Traktat Persahabatan dan Kerjasama (Treaty of Amity and Cooperation /TAC in Southeast Asia), dan Kawasan Bebas Senjata Nuklir Di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asia  Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWFZ).

Selain ketiga instrumen politik tersebut, terdapat pula forum kerjasama dalam bidang politik dan keamanan yang disebut ASEAN Regional Forum (ARF).
Beberapa kerjasama politik dan keamanan:

  • Traktat Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana (Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters/MLAT);
  • Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism/ACCT);
  • Pertemuan para Menteri Pertahanan (Defence Ministers Meeting/ADMM) yang  bertujuan untuk mempromosikan  perdamaian dan stabilitas kawasan melalui dialog serta kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan;
  • Penyelesaian sengketa Laut China Selatan;
  • Kerjasama Pemberantasan kejahatan lintas negara yang mencakup pemberantasan terorisme, perdagangan obat terlarang, pencucian uang, penyelundupan dan perdagangan senjata ringan dan manusia, bajak laut, kejahatan internet dan kejahatan ekonomi internasional;
  • Kerjasama di bidang hukum; bidang imigrasi dan kekonsuleran; serta kelembagaan antar parlemen;
2. Kerja Sama EkonomiKerjasama ekonomi ditujukan untuk menghilangkan hambatan-hambatan ekonomi dengan cara saling membuka perekonomian negara-negara anggota dalam menciptakan integrasi ekonomi kawasan. Kerjasama ekonomi mencakup kerjasama-kerjasama di sektor perindustrian, perdagangan, dan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas di ASEAN (AFTA).Beberapa kerjasama ekonomi adalah:

  • Kerjasama di sektor industri yang dilakukan melalui Kerjasama Industri ASEAN (ASEAN Industrial Cooperation /AICO);
  • Kerjasama di sektor perdagangan dilakukan dengan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA) melalui
    pemberlakuan Tarif Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff – CEPT) antara 5-10% atas dasar produk per produk, baik produk ekspor maupun impor guna
    menghilangkan kendala perdagangan di antara negara-negara ASEAN;
  • Perdagangan Bebas dengan Mitra Wicara (Free Trade Agreement/FTA);
  • Kerjasama di sektor jasa yang meliputi kerjasama di sektor transportasi dan telekomunikasi, pariwisata, dan keuangan;
  • Kerjasama di sektor komoditi dan sumber daya alam;
  • Kerjasama di sub-sektor pertanian dan kehutanan;
  • Kerjasama di sektor energi dan mineral;
  • Kerjasama di sektor usaha kecil dan menengah; dan
  • Kerjasama dalam bidang pembangunan.
3. Kerja Sama Fungsional

Kerjasama fungsional dalam ASEAN mencakup bidang-bidang kebudayaan, penerangan, pendidikan, lingkungan hidup, ilmu pengetahuan dan teknologi, penanganan bencana alam, kesehatan, ketenagakerjaan, pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, penanggulangan narkoba, peningkatan administrasi dan kepegawaian publik.

Beberapa kerjasama fungsional adalah:

  • Kerjasama kebudayaan, penerangan, dan pendidikan, yang kegiatan-kegiatannya berbentuk workshop dan simposium di bidang seni dan budaya, ASEAN Culture Week, ASEAN Youth Camp, ASEAN Quiz, pertukaran kunjungan antar seniman ASEAN, pertukaran berita  melalui tv, penyiaran berita dan informasi mengenai ASEAN melalui radio-radio
    nasional, Student Exchange Programme ASEAN, dan pembentukan ASEAN University Network (AUN).
  • Kerjasama pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan;
  • Kerjasama kesehatan, ketenagakerjaan, serta kerjasama pembangunan dan kesejahteraan sosial;
  • Kerjasama ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan hidup dan bencana alam;
  • Kerjasama sumber daya manusia yang mencakup bidang pemajuan wanita, pemuda, penanggulangan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan obat-obat terlarang (P4GN), pengelolaan Yayasan ASEAN, serta bidang kepegawaian dan administrasi.

Sumber:  http://www.deplu.go.id

ASEAN

Download

AS & ASEAN Bahas Perjanjian Bebas

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dan ASEAN menggelar pertemuan di Bali. Pertemuan ini membahas berbagai masalah keamanan dan ekonomi, di antaranya kawasan Asia Tenggara bebas senjata nuklir.

Pertemuan ASEAN dan Amerika Serikat pada ASEAN Regional Forum (ARF) itu dipimpin oleh Hillary dan Menteri Luar Negeri Philipina Albert F Del Rosario di Bali International Convention Center (BICC).

Dari rilis ARF, disebutkan pertemuan itu membahas peningkatan kerjasama ASEAN dan Amerika Serikat untuk meningkatkan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan ASEAN.Pertemuan ini juga melakukan diskusi yang lebih mendalam mengenai partisipasi Amerika Serikat dalam KTT Asia Timur pada November 2011. Mereka membahas rekomendasi dari para pemimpin yang akan hadir dalam pertemuan kepala negara ASEAN dan Amerika Serikat pada November 2011 tersebut.

Di bidang politik, pertemuan itu juga membahas usaha kerjasama ASEAN dan Amerika Serikat, termasuk mengenai perhatian terhadap perjanjian dan kesepakatan kawasan Asia Tenggara bebas senjata nuklir.Pertemuan itu juga membahas kembali penerapan kerjasama yang diadopsi dari pertemuan ASEAN dan AS di New York pada tahun 2010 yang akan diadopsi untuk lima tahun ke depan.

Tema-tema lain yang juga dibahas adalah isu kejahatan non tradisional, seperti kontra terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan manusia, pencucian uang dan kejahatan antar negara. ASEAN dan AS juga meninjau kembali perjanjian ekonomi antara kedua pihak di bawah kerangka kerja investasi dan perdagangan.

sumber : http://www.aseancommunityindonesia.org/

ASEAN perkuat Anti-Terorisme

Sepuluh negara anggota ASEAN dan delapan negara mitra sepakat membangun kerja sama penguatan sistem pertahanan mengantisipasi terorisme (counter terrorism).Kerja sama di antaranya mencakup penguatan informasi di antara negara peserta. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Eris Haryanto menjelaskan, kesepakatan yang dibahas dalam pertemuan di Makassar, Sulawesi Selatan kemarin hingga hari ini merupakan tindak lanjut dari ASEAN Defence Ministers’ Meeting-Plus (ADMM-Plus).

Selain Indonesia selaku tuan rumah, negara-negara yang terlibat dalam ADMM-Plus ini antara lain Rusia, Amerika Serikat (AS), Australia, China, Jepang, India, Korea Selatan, Selandia Baru, dan Pakistan. Pada pertemuan kemarin (19/9) Rusia dan Myanmar tidak hadir. Menurut Eris, 10 negara ASEAN dan delapan negara mitra bersepakat membangun kerja sama dalam bidang pertahanan, khususnya anti-terorisme yang diketuai Indonesia dan AS sebagai negara plus.

Selain penguatan informasi,kerja sama juga membahas pengembangan sumber daya manusia dan penguatan sistem pertahanan. “Salah satu keputusan dari pertemuan ini nanti akan membentuk expert working group,” ungkap Eris kemarin. Jenderal bintang tiga ini melanjutkan, pertemuan tertutup ini merupakan yang pertama dilaksanakan untuk membicarakan rencana kerja (work plan) selama tiga tahun ke depan. Pertemuan kali ini hanya mendengarkan pandangan negara-negara peserta soal terorisme.

Selanjutnya akan digelar pertemuan lanjutan semester pertama pada 2012 di AS untuk memformulasikan bentuk kerja sama penanggulangan terorisme. “Jadi ini dibicarakan apa saja yang akan dikerjakan tiga tahun ke depan di bidang pertahanan, khususnya bidang counter terrorism,” kata dia. Mantan Irjen Kemenhan ini menambahkan, pertemuan selanjutnya initial planning conference dan final planning conference.

”Setelah final planning conference pertemuan berikutnya membahas desain table top exercise yakni membuat posko komando dan terakhir ada field trip exercise,”tutur dia. Penguatan kerja sama menangkal terorisme di antara negara ASEAN sebelumnya dibahas pada Pertemuan Informal Ke-8 Para Pangab se-Kawasan ASEAN Tahun 2011 (The 8th ASEAN Chiefs of Defense Forces Informal Meeting of 2011) di Jakarta, Maret lalu. Untuk mengantisipasi lahirnya gerakan teroris,negara-negara di Asia Tenggara sepakat untuk melakukan pertukaran data intelijen.

itu, Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris mengungkapkan, sejumlah negara justru belajar dari Indonesia soal penanganan kasus terorisme. Pelaku tindak kejahatan luar biasa yang terungkap di Indonesia sudah mencapai ratusan tersangka. Penduduk dunia sekarang ini sedang khawatir dengan berkembangnya kejahatan internasional ini.

“Negara-negara luar belum memiliki konsep yang luar biasa dalam penanggulangan teroris. Banyak yang belajar di Indonesia karena sejak 2000 sampai sekarang sudah 700 teroris yang ditangkap di sini,” kata Irfan yang juga guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini. Selain itu, lanjut Irfan, Indonesia juga aktif menggalang kerja sama dalam menanggulangi terorisme.

Kendati demikian, dia menilai Indonesia masih lemah dalam penegakan hukum yang menyangkut persoalan terorisme. “Hukum di Indonesia dianggap lemah dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Malaysia dan Singapura yang tegas terhadap pelaku terorisme,” ungkapnya. Irfan melanjutkan, hal yang terpenting saat ini adalah pencegahan tindak radikal yang dilakukan kelompok-kelompok masyarakat, termasuk di dalam kampus.

Dalam hal ini BNPT sedang melakukan pemetaan dan sosialisasi terhadap kalangan remaja, anak sekolah, dan mahasiswa, memberikan pencerahan tentang bahaya radikalisme. “Pelaku teroris bisa tampak, namun kelompok radikal belum berhasil dicegah,”

http://www.aseancommunityindonesia.org/

Kerjasama ASEAN – India

New Delhi, India (ASEAN-Community) – Dalam pertemuan ke-13 para pejabat tinggi (Senior Officials) ASEAN-India di New Delhi, India, tanggal 17- 18 Maret 2011 disepakati mengenai pentingnya meningkatkan kerja sama pertanian antara India dan negara-negara anggota ASEAN.

 

Wakil India dalam pertemuan itu menyatakan bahwa dalam rangka peningkatan kerjasama pertanian, India menilai penting diselenggarakannya pertemuan dan tukar pengalaman antar Menteri Pertanian, agriculture universities, serta exchange of farmers. Untuk itu, mereka terus mendorong agar ASEAN-India Working Group on Agriculture dapat meningkatkan peran dalam mendongkrak kerjasama pertanian antara ASEAN dengan India.

 

Selain kerjasama pertanian, para pejabat tinggi ASEAN dan India juga membahas perkembangan kerja sama ASEAN – India di bidang perdagangan, kamanan pangan dan energi, dan pemberantasan terorisme.

 

Terkait dengan pemberantasan terorisme, para wakil dari negara-negara anggota ASEAN menegaskan kembali bahwa ASEAN-India Joint Declaration for Cooperation to Combat International Terrorism dan Plan of Action 2010-2015 dapat menjadi landasan bagi upaya peningkatan kerjasama kedua pihak. ASEAN mengharapkan agar Rencana Aksi dimaksud dapat diterjemahkan ke dalam program-program kerja sama nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua pihak.

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri, Foster Gultom dalam dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN, pada pertemuan itu menjelaskan rencana penyelenggaraan pertemuan tingkat Menlu ASEAN dengan Mitra Wicara ke-44 dan pertemuan Forum Regional ASEAN ke-18 tanggal 19-23 Juli 2011 di Bali  dan rencana penyelenggaraan KTT ASEAN ke-19 tahun 2011.

sumber : http://www.aseancommunityindonesia.org/

Konferensi Tingkat Tinggi

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah konferensi puncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota ASEAN yang diselenggarakan setiap tahunnya sejak KTT ke-7 tahun 2001. Sejak dibentuknya ASEAN telah berlangsung 11 kali KTT resmi dan 4 KTT tidak resmi:

KTT ke-1 di Bali, Indonesia, tanggal 23-24 Februari 1976

KTT ke-2 di Kuala Lumpur, Malaysia, tanggal 4-5 Agustus 1977

KTT ke-3 di Manila, Filipina, tanggal 14-15 Desember 1987

KTT ke-4 di Singapura, tanggal 27-29 Januari 1992

KTT ke-5 di Bangkok, Thailand. Tanggal 14-15 Desember 1995

KTT ke-6 di Hanoi, Vietnam, tanggal 15-16 Desember 1998

KTT ke-7 di Bandar Seri Begawan-Brunei Darussalam tanggal 5-6 November 2001

KTT ke-8 di Phnom Penh, Kamboja, tanggal 4-5 November 2002

KTT ke-9 di Bali, Indonesia, tanggal 7-8 Oktober 2003

KTT ke-10 di Vientiane, Laos, tanggal 29-30 November 2004

KTT ke-11 di Kuala Lumpur, Malaysia, tanggal 12-14 Desember 2005

KTT ke-12 di Cebu, Filipina, tanggal 11-14 Januari 2007

KTT ke-13 di Singapura, tanggal 18-22 November 2007

KTT Tidak Resmi ke-1 di Jakarta, Indonesia, tanggal 30 November 1996

KTT Tidak Resmi ke-2 di Kuala Lumpur, Malaysia, tanggal 14-16 Desember 1997

KTT Tidak Resmi ke-3 di Manila, Filipina, tanggal 27-28 November 1999

KTT Tidak Resmi ke-4 di Singapura, tanggal 22-25 November 2000

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN

KTT ke-1

Deklarasi Kerukunan ASEAN; Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC); serta Persetujuan Pembentukan Sekretariat ASEAN.

KTT ke-2

Pencetusan Bali Concord 1.

KTT ke-3

1. Mengesahkan kembali prinsip – prinsip dasar ASEAN.

2. Solidaritas kerjasama ASEAN dalam segala bidang.

3. Melibatkan masyarakat di negara – negara anggota ASEAN dengan memperbesar peranan swasta dalam kerjasama ASEAN.

4. Usaha bersama dalam menjaga keamanan stabilitas & pertumbuhan kawasan ASEAN.

KTT ke-4

1. ASEAN dibentuk Dewan ASEAN Free Trade Area (AFTA) untuk mengawasi, melaksanakan koordinasi.

2. Memberikan penilaian terhadap pelaksanaan Skema Tarif Preferensi Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff/CEPT) menuju Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN.

KTT ke-5

Membicarakan upaya memasukan Kamboja, Laos, Vietnam menjadi anggota serta memperkuat identitas ASEAN.

KTT ke-6

Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.

KTT ke-7

1. Mengeluarkan deklarasi HIV/AIDS.

2. Mengeluarkan deklarasi Terorisme, karena menyangkut serangan terorisme pada gedung WTC di Amerika.

KTT ke-8

1. Pengeluaran deklarasi Terorisme, bagaimana cara – cara untuk pencegahan.

2. Pengesahan ASEAN Tourism Agreement.

KTT ke-9

Pencetusan Bali Concord II yang akan dideklarasikan itu berisi tiga konsep komunitas ASEAN yang terdiri dari tiga pilar, yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASC), Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASSC).

KTT ke-10

Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Program) yang diluluskan dalam konferensi tersebut menekankan perlunya mempersempit kesenjangan perkembangan antara 10 negara anggota ASEAN, memperluas hubungan kerja sama dengan para mitra untuk membangun sebuah masyarakat ASEAN yang terbuka terhadap dunia luar dan penuh vitalitas pada tahun 2020.

KTT ke-11

Perjanjian perdagangan jasa demi kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Korea Selatan, memorandum of understanding (MoU) pendirian ASEAN-Korea Center, dan dokumen hasil KTT Asia Timur yang diberi label Deklarasi Singapura atas Perubahan Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup.

KTT ke-12

Membahas masalah-masalah mengenai keamanan kawasan, perundingan Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO ), keamanan energi Asia Tenggara, pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS serta masalah nuklir Semenanjung Korea.

KTT ke-13

Penandatanganan beberapa kesepakatan,antara lain seperti perjanjian perdagangan dalam kerangka kerjasama ekonomi dan penandatangan kerjasama ASEAN dengan Korea Center, menyepakati ASEAN Center.
sumber: http://www.wikipedia.org/